Tahun 2011, Tuhan masih sayang dan menaruh kasih Anugrah-Nya bagi saya, luar biasa penyertaannya dalam kehidupan saya. Awal 2011, saya mencoba menyatakan cinta saya kepadanya, seminggu kemudian dia jawab "iya". Saya merasa senang ini merupakan penghiburan setelah putus dengan cinta pertama saya. Namun satu minggu kemudia dia menyatakan bahwa dia tidak bisa melanjutkan hubungan ini, karena dia merasa tidak nyaman dengan saya. Awalnya saya tidak terima alasan seperti itu. Saya memikirkan hal2 apa yang perlu saya perbaiki.
Menjelang akhir tahun 2011, saya dipercaya untuk mengkoordinir para penari di gereja saya untuk acara natal yang cukup besar, melibatkan sekitar 30 orang penari. Dalam ketegangan dan kesemerawutan, datanglah seorang perempuan yang siap menolong dan menenangkan saya. Kami sering bertemu karena melakukan persiapan, dari sinilah kami bertemu dan memiliki rasa satu sama lain. Kami sebenarnya sudah saling mengenal di akhir tahun 2007 menjelang awal 2008, namun hanya sebatas kenal. Awalnya saya ragu untuk menyatakan perasaan saya. Namun berkat TUHAN melalui dukungan pembimbing yang luar biasa, akhirnya saya mencoba menyatakan kepada perempuan yang memberi bantuan dan dukungan kepada saya.
Melalui proses yang cukup pannjag dan serius, dia memberi jawaban dibulan April 2012. Dan kamipun sepakat untuk mengumumkan hubungan kami di persekutuan setelah Acara World Prayer Assembly 2012.
Kelanjutanya kami berharap kepada Tuhan saja, sambil terus membangun hubungan intim dengan TUHAN.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar